Selasa, 01 Juni 2010
1. VGA biasanya bermasalah pada chipset atau kipas pendingin, karena chipset berfungsi melakukan semua kegiatan dalam system yang berhubungan dengan grafis, dan multimedia
Solusi, mengganti VGA karena tidak ada spare part, dan jangan gunakan komputer terlalu lama untuk bermain game ataupun aktivitas multimedia yang memberatkan VGA..
2. Chip Bios, letaknya pada motherboard, berfungsi untuk menyimpan informasi BIOS yang digunakan untuk melakukan seting dasar dalam sebuah sistem komputer. Kerusakan yang paling sering adalah jebol(karena arus naek-turun), atau BIOS password-Locker(karena penggunaan password bios+seringnya mati listrik, sehingga password bios akan menjadi random dan Anda tidak bisa mengakses BIOS untuk melakukan setingan dasar)
Solusi, ganti motherboard, bawa ke produsen BIOS, ataupun P3K dengan reset BIOS..
3. Disk Drive, terbuat dari magnetic panel, sehingga rawan memory-loss, karena guncangan, terjatuh, atau akibat lain yang berhubungan dengan pergerakan keras dan kasar, mengakibatkan piringan magnetic bengkok dan tidak dapat melakukan proses read-write dengan baik, sehingga menyebabkan data-loss(hilang total)..
Solusi, backup data diluar harddisk, mengantisipasi memory loss, jika terlanjur maka HDD harus diganti, jangan gunakan laptop/komputer yang HDDnya masih menggunakan piringan cakram magnetic dan tidak memiliki DASP(Disk Anti-Shock Protector)..
4. Speaker, bagian penghasil bass dan treble sangat sensitif terhadap arus listrik, sehingga jika terkena arus yang tidak stabil, dapat meyebabkan jebolnya rangkaian komponen di dalam penghasil bass dan treble(sub woofer), dan juga jika digunakan secara terus-menerus dalam keadaan volume maksimal dapat memperpendek umur pakai speaker.
Solusi, bisa diganti karena banyak part yang dijual di toko elektronik, setinglah speaker Anda secara wajar, dan jangan dipaksakan maksimum atau over
5. TV Tuner, IC utama terbuat dari pasir silikon semi-conductor, dan terhubung langsung dengan antena/parabola luar, dan antena/parabola sangat 'attract/menarik perhatian' petir untuk menyambar, dikarenakan antena memancarkan signal positif dari LNB, oleh karennya menarik arus negatif yang dihasilkan oleh petir. Kalau penanganan terlambat, komputer yang terhubung dengan TV Tuner juga dapat menjadi korban keganasan petir..
Solusi, beli TV Tuner baru, ataupun bisa membeli yang rakitan, dan cabutlah TV Tuner dari komputer maupun antena/parabola saat hujan+petir terjadi..
6. Modem, permasalahannya juga hampir sama dengan TV Tuner(rawan petir, karena modem juga terkoneksi dengan kabel telpon yang bisa menghantarkan arus listrik dengan baik). Tetapi permasalahan yang sering timbul adalah jebolnya komponen dalam modem dikarenakan kerja terus-menerus sehingga menyebabkan overheat dan akhirnya modem jebol karena tidak mampu lagi menangani tugas yang semakin berat..
Solusi, beli baru, karena tidak memungkinkan merakit baru, dan jangan gunakan modem disaat hujan+petir terjadi..
7. Scanner, permasalahan yang paling sering terjadi adalah bagian roller scaner yang macet akibat panas, ataupun lampu scanner(yang menyala seperti mesin fotocopy) mengalami korslet akibat adanya benda asing. Permasalahan paling parah adalah karena jatuhnya benda keras diatas scanner sehingga menyebabkan pecahnya kaca..
Solusi, bawa ke tempat service center(asli) karena spare part yang dipake untuk menggantikan yang rusak dijamin asli..
8. Flash Memory, komponen dalam dan IC terbuat dari pasir silikon hitam semi-conductor, permasalahan yang sering terjadi adalah tidak terbacanya Flash Memory ketika dimasukkan kedalam slot Flash Memory, dikarenakan retak, ataupun terbakarnya memory/komponen/IC dalam Flash Memory..
Solusi, beli baru karena tidak memungkinkan untuk diperbaiki, jangan gunakan Flash Memory di tempat dengan suhu terlalu rendah dan suhu terlalu tinggi (extreme environment), karena dapat memperpendek umur penggunaan Flash Memory..
9. Kamera Digital, kalo soal kamera, bisa Anda tanyakan kepada fotografer2 handal terdekat yang berada di wilayah Anda..
10. CD/DVD writer, permasalahan yang sering timbul adalah kesulitan membaca data/isi yang terdapat dalam DVD/CD, dikarenakan lemahnya optik karena masa pemakaian yang sangat lama, dan seringnya writer membaca data2 yang berada pada DVD/CD palsu/bajakan/banyak goresan, sehingga writer harus mengeluarkan kemampuan ekstra untuk melakukan read-write dari dan ke hardisk drive..
Solusi, gunakan speed paling lambat dalam melakukan proses burning, jangan sering gunakan writer untuk membaca DVD/CD bajakan/palsu/banyak goresan karena dapat memperpendek umur optik lensa writer..
MASALAH MASALAH SOFTWARE DAN PEMECAHANNYA
Mencegah crash akibat deteksi hardware
PC selalu gagal melakukan instalasi Windows 98 saat mendeteksi hardware. Baris perintah atau input yang terdapat pada file inisialisasi SYSTEM.INI dianggap menjadi biang keladinya. Untuk menghilangkannya, Boot PC, tekan F8 dan masuk ke Safe Mode Windows. Saat Windows dijalankan, klik "Program|Accessories|System Tools|System Information".
Pada "Microsoft System Information" buka menu Tool dan jalankan program System Configuration Utility. Pilih tab System.ini dan klik pada tanda "+" pada bagian [boot] untuk melihat isinya. Carilah entry "display.drv=pnp.drv" dan non-aktifkan.
Klik pada tombol "OK" untuk memastikan perubahan tersebut pada file system.ini. Selanjutnya lakukan lagi instalasi Windows dengan asumsi tidak akan gagal lagi.
Setelah instalasi Windows berhasil dan selesai dilaksanakan, jalankan lagi "System Configuration Utility" untuk mengaktifkan kembali entry "display.drv=pnp.drv".
Memeriksa dan mereparasi file sistem
Berulang kali meng-install shareware cenderung mengakibatkan kerusakan pada sistem file Windows. Perubahan atau kerusakan pada file sistem dapat menyebabkan Windows tidak dapat dijalankan. Untungnya, Windows 98 menyediakan tool "System File Checker" atau "sfc" yagn berguna untuk mencegah perubahan-perubahan yang tidak diinginkan pada file sistem Windows.
Dimulai dengan mengklik "Start|Run.." dan ketikkan sfc pada kotak "Open" yang tersedia. Tekan tombol "OK" yang akan menjalankan "System File Checker".
Saat dijalankan, sfc akan memeriksa semua file sistem berdasarkan versi asalnya dan akan membuat file-file sistem tersebut jika terjadi perubahan dari versi awalnya. Dalam hal ini sfc akan meminta CD Windows instalasi dimasukkan ke dalam drive CD-ROM sehingga dapat melakukan instalasi ulang sistem file yang berubah.
Sejauh mana sfc memeriksa file sistem yang telah berubah, dihapus, serta membackup file sebelum di-restore dapat dikonfigurasikan pada tombol "Setting...".
Mengendalikan Shutdown Windows
Masalah : Windows 98 kadang-kadang ngotot tidak mau bereaksi saat shutdown.
Solusi : Windows 98 dengan pilihan "fast shutdown" aktif dapat mempersingkat waktu yang dibutuhkan untuk keluar dari Windows dan mematikan PC otomatis ( khusus standard ATX ) selama kurang lebih 5 ( lima ) detik. Lebih singkat karena Windows telah menyingkirkan protected-mode-driver yang sebelumnya aktif.
Jika Windows tidak bereaksi saat melakukan shutdown, kemungkinan hal ini juga berhubungan dengan pilihan "fast shutdown" yang telah diaktifkan tersebut. Feature ini mengganggu proses shutdown Windows, karena seperti yang disebutkan si atas, protected-mode-driver yang berguna untk mencegah terjadinya crash pada Windows telah disingkirkan.
Untuk menon-aktifkan pilihan "fast-shutdown" klik "Programs|Accessories|System Tools|System Information|Tools|System Configuration Utility". Pada tab General, klik tombol Advance untuk menampilkan jendela "Advance Troubleshooting Settings". Disinilah Anda klik pilihan "Disable fast shutdown" tersebut. Selanjutnya konfirmasikan dengan "OK" lalu tutup Uility-nya.
Panik karena serangan virus
Silahkan panik walaupun sebenarnya gak perlu. Jika Anda sudah tenang dan bisa mengakses browser Anda dan Internet, masuklah ke House Call (housecall.antivirus.com), utility pemeriksa virus gratis dari Trend Micro. Setelah mendownload program kecil ini, House Call akan memeriksa harddisk komputer Anda, mencari dan menghapus virus-virus yang mengganggu.
Tidak bisa online? Berarti Anda harus menjalankan program Antivirus setiap saat. Dan jika Anda sudah membelinya, buatlah disk penyelamatan jika ada serangan virus atau backup data Anda ke disket.
Saran terbaik adalah tindakan pencegahan seperti menjaga PC Anda rapi dan bersih. Selalu Scan Lampiran attachment e-mail yang Anda terima dan setiap file yang Anda download. Backup data Anda setidaknya seminggu sekali, dan update program antivirus Anda sesering mungkin.
Mengatasi masalah Page Fault
Windows tiba-tiba memberitahu "Msgr32 caused an invalid page fault in module Kernel 32.dll" dan Anda terbengong-bengong tidak tahu apa artinya.
Walaupun Windows mungkin sering bermasalah, tidak ada pesan error yang muncul tanpa alasan. Sayangnya, pesan tersebut tidak bisa dengan mudah dimengerti. Jadi Anda harus mencatat semuanya. Temasuk perubahan atau penambahan setiap komponen baru pada PC Anda untuk mendiagnosis masalahnya. Lalu kunjungi halaman Knowledge Base di situs Web Microsoft (search.support.microsoft.com/kb) dan lihatlah apa yang dikatakannya mengenai error tersebut. Pesan error "Msgsrv32" tersebut mungkin bisa disebabkan oleh dua event, tergantung apa yang terjadi di komputer Anda.
Jika Windows tiba-tiba berhenti bekerja atau PC Anda terkunci, berarti kemungkinan daftar password Anda rusak. Dari destop Windows, tekan F3 lalu ketikkan *.pwl pada field "Named" dan c:\windows pada field "Look in". Pada daftar file yang ditemukan hapuslah setiap file yang memiliki ekstensi .pwl (kemungkinan ada lebih dari satu). Windows akan membuat ulang file-file ini ketika Anda merestart komputer setelah shutdown.
Device driver yang hilang
Ketika Anda menghidupkan komputer, muncul sebuah pesan error panjang yang menjelaskan bahwa Windows tidak bisa menemukan device driver tertentu. Biasanya berakhiran .vxd atau .386. Dengan tersedu-sedu Windows memberitahu Anda bahwa ia membutuhkan file tersebut, tetapi file tersebut tidak lagi ada.
Tenang saja, karena masalahnya terjadi jika ada gangguan ketika Anda baru saja menguninstall sebuah program atau prosesnya tidak selesai, dan solusinya sangat mudah. Install ulang program tersebut, lalu uninstall lagi, dan reboot komputer Anda.
Jika kemudian tetap muncul pesan eroor, jika nama filenya berakhiran dengan .386 (bukan .dll), klik Start-Run, di jendela yang muncul ketikkan sysedit dan tekan enter. Pilih System.ini, lalu ketikkan nama file tersebut. Ketikkan tanda ( ; ) di awal baris yang dimulai dengan "device=", tutuplah Sysedit, dan jawablah Yes ketika Windows menanyakan apakah Anda ingin menyimpan System.ini.
Reboot komputer Anda, dan biasanya Anda sudah tidak akan menemukan lagi pesan tersebut. Namun jika nama filenya berakhiran .vxd, pemecahannya agak rumit. Anda harus berurusan dengam Registry. Pertama kali, backup PC Anda, yang juga menyimpan salinan Registry. Masuklah ke Start|Run, ketikkan regedit pada jendela yang muncul dan tekan enter.Pilih Registry, lalu Export Registry File, ketikkan regsafe pada field "File Name" dan tekan enter.
Selanjutnya, pilih Edit|Find, dan ketikkan nama yang tepat dari file tersebut pada field "Find What". Klik Find Next, dan ketika pencarian berhenti, hapuslah kunci yang disorot - nama file .vxd tersebut. Tekan Enter untuk mengkonfirmasikan dan F3 untuk melanjutkan pencarian sampai pesan "Finished searching through the registry" muncul.
Memeriksa dan mereparasi file sistem
Masalah : Berulangkali meng-install shareware cenderung mengakibatkan kerusakan pada sistem file Windows.
Solusi : Perubahan atau kerusakan pada file sistem dapat menyebabkan Windows tidak dapat dijalankan. Untungnya Windows 98 menyediakan tool "System File Checker" atau "sfc" yang berguna untk mencegah perubahan-perubahan yang tidak diinginkan pada file sistem Windows.
Dimulai dengan mengklik "Start|Run.." dan inputkan "sfc" pada kotak "Open" yang tersedia. Tekan tombol "OK" yang akan menjalankan "System File Checker". Saat dijalankan, sfc akan memeriksa semua file sistem berdasarkan versi asalnya dan akan membuat file-file sistem tersebut jika terjadi perubahan dari versi awalnya. Dalam hal ini sfc akan meminta CD Windows instalasi dimasukkan ke dalam drive CD ROM sehingga dapat melakukan instalasi ulang sistem file yang berubah.
Sejauh mana sfc memeriksa file sistem yang telah berubah, dihapus, serta membackup file sebelum di-restore dapat dikonfigurasikan pada tombol "settings..".
Solusi Masalah Booting pada Windows
Masalah : Sistem Operasi tidak dapat dijalankan.
Solusi : Bila setelah PC dinyalakan muncul pesan "Invalid system disk. Replace the disk and then press any key", ini berarti bahwa sistem tidak lagi mengingat parameter untuk boot partition-nya. Kesalahan seperti ini bisa disebabkan oleh beberapa hal. Pertama, bisa disebabkan oleh kerusakan hardware atau komputer Anda terserang virus. Jika Anda masih belum bisa memastikan apakah error ini disebabkan oleh kerusakan hardware atau serangan virus, booting ulang komputer Anda dengan menggunakan startup disk yang write-protected. Disket startup ini sebaiknya dimiliki pleh setiap pemakai Windows. JIka Anda tidak memilikinya, Anda dapat membuatnya melalui "Control Panel|Add/Remove Programs|Startup disk".
Masuklah ke DOS prompt dari harddsik. Jika hal ini tidak mungkin dilakukan, jalankan program FDISK dari disket startup. Program ini akan menampilkan partisi C. Lalu keluarlah dari program ini dan ketikkan perintah "FDISK /MBR" pada DOS prompt. Sekarang MBR (Master Boot Record) sudah dibuat kembali. Jika sebelumnya Anda sudah memiliki program Boot Manager, maka program ini akan ikut terhapus. Bila setelah melakukan booting dari harddidsk masih muncul pesan bahwa sistem tidak dapat ditemukan, maka masukkan kembali startup disk. Dari prmpt A:\ ketikkan perintah sys c: dan tekan enter. Setelah sistem dibooting ulang, biasanya sistem sudah dapat berjalan minimal dengan interface DOS. Kemudian jalankan program "Scandisk" untuk mengatsi error pada media data. Anda dapat masuk kembali ke Windows dengan mengetikkan perintah "WIN" pada prompt.
Masalah : Windows tiba-tiba hang pada tampilan awal.
Solusi : Kegagalan booting Windows tidak selalu terjadi karena harddisk tidak dikenal atau akibat serangan virus. Masalah ini juga bisa dipicu oleh kesalahan driver atau software yang di-install terakhir kalinya, sehingga proses booting menjadi hang atau berakhir dengan blue screen (layar biru dengan pesan yang cukup memusingkan). Jika demikian, mau tidak mau Anda harus menekan tombol reset. Lalu komputer akan berjalan kembali dan masuk ke boot menu. Secara default, sistem sudah diatur dalam "Safe Mode". Jalankan Windows dalam mode ini, karena driver yang dijalankan di sini hanyalah driver-driver yang penting saja. Dalam tampilan WIndows dalam Safe Mode ini, Anda dapat meng-uninstall driver atau software yang diduga telah menjadi penyebab error tersebut.
Booting kembali sistem Windows Anda. Jika sistem masih hang sewaktu dijalankan tekan kembali tombol reset dan setelah booting, pilih menu "Logged (Bootlog.txt)". Di sini proses loading akan dicatat ke dalam file BOOTLOG.TXT. Jika sistem Windows menjadi hang ketika memasuki tampilan graphic interface, Anda dapat membuka file Bootlog.txt ini dengan teks editor (EDIT.COM) yang ada dalam directori C:|Windows\Command\. Lalu, buanglah driver atau program yang menjadi penyebab kegagalan sistem setelah Windows masuk ke dalam Safe Mode.
Reparasi Windows : Jika Windows masih tetap hang setelah membuang driver atau software yang bermasalah, sebaiknya Anda mereparasi ulang Windows dengan menjalankan startup disk atau booting dari CD instalasi Windows jika sistem Anda mendukungnya.
Jalankan file setup dari CD Windows, seperti pada instalasi yang baru. Jika data yang dikopi mengalami konflik versi, Windows akan selalu mengkonfirmasikannya. Anda dapat menentukan apakah sebuah driver atau DLL yang telah diinstal harus diganti dengan file dari CD instalasi. Jika Anda sudah dapat mengetahui modul Windows yang memicu error tersebut, Anda dapat mengatasinya dengan mengganti file driver yang konflik. Pembaharuan sistem Windows ini lebih baik daripada melakukan instalasi ulang setelah memformat harddisk. Semua program dan data registry yang sudah ditentukan tidak akan terhapus atau terganti. Demikian juga dengan data dalam harddisk.
Memahami pesan kesalahan dengan benar
Laporan kesalahan yang paling sering muncul saat terjadi Crash pada program di Windows 9x adalah "[nama program] menyebabkan "Invalid Page Fault" dalam modul KERNEL32.DLL pada [alamat memori]". File KERNEL32.DLL bertanggungjawab atas beberapa fungsi dasar operasi seperti misalnya manajemen memori, pengelolaan input/output ports, dan juga interrupt. Istilah "Invalid Page" merupakan cara dan metode bagaimana Windows mengakses RAM yang tersedia termasuk file swap.
Windows membagi memori dalam "Pages" dengan ukuran 4 KB setiap unitnya. Setiap unit tersebut diwakili melalui sebuah alamat memori. Jadi laporan kesalahan tadi menunjukkan, bahwa ada program lain yang telah mencoba menggunakan memori yang disediakan untuk KERNEL32.DLL. Akses program lain pada bagian memori tersebut dilarang, karena KERNEL32.DLL sangat vital bagi sistem. Bila hal ini terjadi, muncul laporan kesalahan dan biasanya diikuti dengan terjadinya crash pada Windows.
Bila laporan kesalahan semacam itu sering muncul dan penyebab yang disebutkan selalu sama, sebaiknya lakukan deinstalasi program tersebut dan instalasikan kembali. Jangan mencoba mengatasinya dengan melakukan update software. Biasanya keadaan malah akan bertambah buruk.
Windows Protection Error
Pertanyaan : Saya mempunyai masalah yang cukup serius. Windows Me yang saya gunakan selalu menampilkan pesan "Windows protection error system halted please restart your computer" seusai saya menggunakan komputer selama lebih dari 1 jam. Komputer saya menggunakan motherboard Intel D850GB, Prosesor Pentium 4 1.3 GHZ, VGA WinFast GeForce256 32MB DDR dengan Memori RDRAM 128 Samsung PC800, yang telah dibundel bersama prosesor Pentium 4. Mohon bantuan dokter CHIP dan terima kasih.
Jawaban : Masalah yang satu ini memang klasik. Sumbernya dapat disebabkan oleh berbagai hal. Sebaiknya lakukan pemeriksaan satu per satu untuk melihat apa sebenarnya yang menyebabkan masalah ini.
Pertama, masuklah ke layar BIOS, dan lihat berapa suhu prosesor yang terdeteksi oleh motherboard. Umumnya pilihan ini ada di bagian 'System Health'. Atau Anda dapat menginstall utility software monitoring seperti Motherboard Monitor atau software dari Intel yang dapat ditemukan di CD driver motherboard. Suhu di atas 45 derajat celsius termasuk masih dalam batasan wajar untuk Pentium 4, walau tetap terasa 'panas'. Cek juga berapa RPM fan prosesor yang digunakan untuk mendinginkan prosesor, pastikan apakah perputaran fan konstan atau naik turun.
Apabila hal diatas normal dan masalah tetap terjadi, coba buka casing PC dan lihat kedalam. Oleh karena Anda menggunakan motherboard Intel Pentium 4 dengan RDRAM (850), cek apakah power supply Anda mempunyai semua konektor power supply yang dibutuhkan. Pentium 4 membutuhkan tiga konektor yang harus terhubung ke motherboard. Lihat semua kabel yang berasal dari power supply dan menyambung ke motherboard. Hal yang dapat dilakukan lainnya adalah mengecek apakah semua komponen terpasang dengan benar. Cek modul memori yang digunakan dan aturan memasangnya. Untuk informasi ini periksa manual board Anda. Lihat pula graphic card apakah terpasang dengan benar.
Jika problem tetap muncul, besar kemungkinan masalah yang terjadi berada di dalam Windows sendiri. Apabila ini terjadi, berarti tiba saat untuk membackup data di komputer dan kemudian menformat ulang partisi / hard disk c: hingga bersih (kosong) dan kemudian melakukan instalasi Windows kembali. Umumnya registry Windows yang terlalu kotor (karena install / uninstall berbagai software) dapat menyebabkan masalah tersebut.
Setelah menginstall ulang Windows dan driver-driver yang diperlukan, periksa kembali apakah Anda masih mengalami masalah yang sama. Jika masalah yang sama masih juga timbul, besar kemungkinan problemnya terletak pada hardware atau salah satu periferal yang terpasang di PC, selain motherboard. Coba cek ke toko komputer di tempat Anda membeli PC.
Cara Membuat FTP Server di Windows XP
FTP itu sendiri biasanya menggunakan port 20 dan 21 adalah suatu jalur atau media alat untuk proses Transfer file dari suatu server ke server lain dalam jaringan internet ataupun local. Protocol ini telah lama ada melalui prosedur inilah para web developer meletakkan file-file kelengkapan websitenya pada suatu hosting. Dengan FTP web mereka dapat mengerjakan situs webnya secara offline, baru kemudian menguploadnya setelah situs tersebut siap di luncurkan. Oleh karena itu saya ingin membuat FTP server versi Windows yang jarang sekali digunakan oleh siapa pun meskipun sangat aneh dan asing kedengarannya.
Langkah – langkah dalam mengerjakan:
1. Terlebih dahulu anda Download dulu software FileZillanya, setelah softwarenya di Download lalu anda Klik 2 kali atau Double Klik software yang telah anda download.
2. Di bawah ini adalah tampilan dari FileZilla yang anda telah Double Klik tadi, setelah itu
pilih I AGREE karena kita akan melanjutkan ke langkah berikutnya alias SETUJU.
Selasa, 18 Mei 2010
Jenis-jenis
Pengantar Model Open Systems Interconnection(OSI)
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Model Layer OSI
Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
“Open” dalam OSI
“Open” dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang).
Modularity
“Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya.
Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda.
Modularity
Seperti contoh Jasa Antar/Kurir. “Modularity” pada level transportasi menyatakan bahwa tidak penting, bagaimana cara paket sampai ke pesawat.
Paket untuk sampai di pesawat, dapat dikirim melalui truk atau kapal. Masing-masing cara tersebut, pengirim tetap mengirimkan dan berharap paket tersebut sampai di Toronto. Pesawat terbang membawa paket ke Toronto tanpa memperhatikan bagaimana paket tersebut sampai di pesawat itu.
7 Layer OSI
Model OSI terdiri dari 7 layer :
• Application
• Presentation
• Session
• Transport
• Network
• Data Link
• Physical
Apa yang dilakukan oleh 7 layer OSI ?
Ketika data ditransfer melalui jaringan, sebelumnya data tersebut harus melewati ke-tujuh layer dari satu terminal, mulai dari layer aplikasi sampai physical layer, kemudian di sisi penerima, data tersebut melewati layer physical sampai aplikasi. Pada saat data melewati satu layer dari sisi pengirim, maka akan ditambahkan satu “header” sedangkan pada sisi penerima “header” dicopot sesuai dengan layernya.
Model OSI
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standar
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
Tujuan utama penggunaan model OSI adalah untuk membantu desainer jaringan memahami fungsi dari tiap-tiap layer yang berhubungan dengan aliran komunikasi data. Termasuk jenis-jenis protoklol jaringan dan metode transmisi.
Model dibagi menjadi 7 layer, dengan karakteristik dan fungsinya masing-masing. Tiap layer harus dapat berkomunikasi dengan layer di atasnya maupun dibawahnya secara langsung melalui serentetan protokol dan standard.
Model OSI Keterangan
Application Layer: Menyediakan jasa untuk aplikasi pengguna. Layer ini bertanggungjawab atas pertukaran informasi antara program komputer, seperti program e-mail, dan service lain yang jalan di jaringan, seperti server printer atau aplikasi komputer lainnya.
Presentation Layer: Bertanggung jawab bagaimana data dikonversi dan diformat untuk transfer data. Contoh konversi format text ASCII untuk dokumen, .gif dan JPG untuk gambar. Layer ini membentuk kode konversi, translasi data, enkripsi dan konversi.
Session Layer: Menentukan bagaimana dua terminal menjaga, memelihara dan mengatur koneksi,- bagaimana mereka saling berhubungan satu sama lain. Koneksi di layer ini disebut “session”.
Transport Layer: Bertanggung jawab membagi data menjadi segmen, menjaga koneksi logika “end-to-end” antar terminal, dan menyediakan penanganan error (error handling).
Network Layer: Bertanggung jawab menentukan alamat jaringan, menentukan rute yang harus diambil selama perjalanan, dan menjaga antrian trafik di jaringan. Data pada layer ini berbentuk paket.
Pengertian dan Sejarah TCP/IP
________________________________________
The Transmission Control Protocol (TCP) merupakan salah satu inti dari protokol Internet Protocol Suite. TCP merupakan salah satu dari dua komponen asli, dengan IP (Internet Protocol), di kamar, sehingga seluruh rangkaian umumnya disebut sebagai TCP / IP. Sedangkan IP menangani tingkat transmisi yang lebih rendah dari komputer ke komputer sebagai pesan membuat jalan di Internet, TCP beroperasi pada tingkat yang lebih tinggi, yang bersangkutan hanya berakhir dengan dua sistem, misalnya, web browser dan server w eb. Secara khusus, menyediakan TCP diandalkan, memerintahkan pengiriman yang alirannya byte dari sebuah program pada satu komputer ke program lain di komputer lain. Selain Web, umum lainnya termasuk TCP aplikasi e-mail dan transfer file. Antar lainnya manajemen tugas, TCP kontrol pesan ukuran, yang menilai pesan komunikasi, dan kemacetan lalu lintas jaringan.
Apa itu TCP/IP ?
* TCP/IP adalah salah satu jenis protokol* yg memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu network (jaringan).
* Merupakan himpunan aturan yg memungkinkan komputer untuk berhubungan antara satu dengan yg lain, biasanya berupa bentuk / waktu / barisan /pemeriksaan error saat transmisi data.
Apa yg membuat TCP/IP menjadi penting ?
* Karena TCP/IP merupakan protokol yg telah diterapkan pada hampir semua perangkat keras dan sistem operasi. Tidak ada rangkaian protokol lain yg tersedia padasemua sistem berikut ini :
a. Novel Netware.
b. Mainframe IBM.
c. Sistem digital VMS.
d. Server Microsoft Windows NT
e. Workstation UNIX, LinuX, FreeBSD
f. Personal komputer DOS.
Bagaimana awalnya keberadaan TCP/IP ?
* Konsep TCP/IP berawal dari kebutuhan DoD (Departement of Defense) AS akan suatu komunikasi di antara berbagai variasi komputer yg telah ada. Komputer-komputer DoD ini seringkali harus berhubungan antara satu organisasi peneliti dg organisasi peneliti lainnya, dan harus tetap berhubungan sehingga pertahanan negara tetap berjalan selama terjadi bencana, seperti ledakan nuklir. Oleh karenanya pada tahun 1969 dimulailah penelitian terhadap serangkaian protokol TCP/IP. Di antara tujuan-tujuan penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Terciptanya protokol-protokol umum, DoD memerlukan suatu protokol yg dapat
ditentukan untuk semua jaringan.
2. Meningkatkan efisiensi komunikasi data.
3. Dapat dipadukan dengan teknologi WAN (Wide Area Network) yg telah ada.
4. Mudah dikonfigurasikan.
Tahun 1968 DoD ARPAnet (Advanced Reseach Project Agency) memulai penelitian yg kemudian menjadi cikal bakal packet switching .Packet switching inilah yg memungkinkan komunikasi antara lapisan network (dibahas nanti) dimana data dijalankan dan disalurkan melalui jaringan dalam bentuk unit-unit kecil yg disebut packet*. Tiap-tiap packet ini membawa informasi alamatnya masing-masing yg ditangani dengan khusus oleh jaringan tersebut dan tidak tergantung dengan paket-paket lain. Jaringan yg dikembangkan ini, yg menggunakan ARPAnet sebagai tulang punggungnya, menjadi terkenal sebagai internet.
Protokol-protokol TCP/IP dikembangkan lebih lanjut pada awal 1980 dan menjadi protokol-protokol standar untuk ARPAnet pada tahun 1983. Protokol-protokol ini mengalami peningkatan popularitas di komunitas pemakai ketika TCP/IP digabungkan menjadi versi 4.2 dari BSD (Berkeley Standard Distribution) UNIX. Versi ini digunakan secara luas pada institusi penelitian dan pendidikan dan digunakan sebagai dasar dari beberapa penerapan UNIX komersial, termasuk SunOS dari Sun dan Ultrix dari Digital. Karena BSD UNIX mendirikan hubungan antara TCP/IP dan sistem operasi UNIX, banyak implementasi UNIX sekarang menggabungkan TCP/IP. unit informasi yg mana jaringan berkomunikasi. Tiap-tiap paket berisi identitas (header) station pengirim dan penerima, informasi error-control, permintaan suatu layanan dalam lapisan network, informasi bagaimana menangani permintaan dan sembarang data penting yg harus ditransfer.
Layanan apa saja yg diberikan oleh TCP/IP
Berikut ini adalah layanan "tradisional" yg dilakukan TCP/IP :
* Pengiriman file (file transfer). File Transfer Protokol (FTP) memungkinkan pengguna komputer yg satu untuk dapat mengirim ataupun menerima file ke komputer jaringan. Karena masalah keamanan data, maka FTP seringkali memerlukan nama pengguna (username) dan password, meskipun banyak juga FTP yg dapat diakses melalui anonymous, lias tidak berpassword. (lihat RFC 959 untuk spesifikasi FTP)
* Remote login. Network terminal Protokol (telnet) memungkinkan pengguna komputer dapat melakukan log in ke dalam suatu komputer didalam suatu jaringan. Jadi hal ini berarti bahwa pengguna menggunakan komputernya sebagai perpanjangan tangan dari komputer jaringan tersebut.( lihat RFC 854 dan 855 untuk spesifikasi telnet lebih lanjut)
* Computer mail. Digunakan untuk menerapkan sistem elektronik mail.
(lihat RFC 821 dan 822)
* Network File System (NFS). Pelayanan akses file-file jarak jauh yg memungkinkan klien-klien untuk mengakses file-file pada komputer jaringan jarak jauh walaupun file tersebut disimpan secara lokal. (lihat RFC 1001 dan 1002 untuk keterangan lebih lanjut)
* remote execution. Memungkinkan pengguna komputer untuk menjalankan suatu program didalam komputer yg berbeda. Biasanya berguna jika pengguna menggunakan komputer yg terbatas, sedangkan ia memerlukan sumber yg banyak dalam suatu system komputer. Ada beberapa jenis remote execution, ada yg berupa perintah-perintah dasar saja, yaitu yg dapat dijalankan dalam system komputer yg sama dan ada pula yg menggunakan "prosedure remote call system", yg memungkinkan program untuk memanggil subroutine yg akan dijalankan di system komputer yg berbeda. (sebagai contoh dalam Berkeley UNIX ada perintah "rsh" dan "rexec")
* name servers. Nama database alamat yg digunakan pada internet (lihat RFC 822 dan 823 yg menjelaskan mengenai penggunaan protokol name server yg bertujuan untuk menentukan nama host di internet.)
RFC (Request For Comments) adalah merupakan standar yg digunakan dalam internet,
meskipun ada juga isinya yg merupakan bahan diskusi ataupun omong kosong belaka.
Diterbitkan oleh IAB (Internet Activities Board) yg merupakan komite independen
para peneliti dan profesional yg mengerti teknis, kondisi dan evolusi sistem
internet. Sebuah surat yg mengikuti nomor RFC menunjukan status RFC :
S : standard, standar resmi bagi internet
DS : Draft standard, protokol tahap akhir sebelum disetujui sebagai standar
PS : Proposed Standard, protokol pertimbangan untuk standar masa depan
I : Informational, berisikan bahan-bahan diskusi yg sifatnya informasi
E : Experimental, protokol dalam tahap percobaan tetapi bukan pada jalur standar.
H : Historic, protokol-protokol yg telah digantikan atau tidak lagi dipertimbangkan utk
standarisasi.
Pengertian Jaringan
Manfaat Jaringan
Secara umum, jaringan mempunyai beberapa manfaat yang lebih dibandingkan dengan komputer yang berdiri sendiri, diantaranya:
1. Biaya atau sumber daya lebih efisien Misalnya, dengan satu printer dapat digunakan untuk banyak pengguna.
2. Menjaga informasi agar tetap andal dan up-to-date. Sistem penyimpanan data terpusat yang dikelola dengan baik memungkinkan banyak pengguna mengakses data dari berbagai lokasi yang berbeda, dan membatasi akses ke data sewaktu sedang diproses.
3. Mempercepat proses berbagi data (data sharing). Transfer data pada jaringan selalu lebih cepat dibandingkan sarana berbagi data lainnya yang bukan jaringan.
4. Kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien
Perangkat Jaringan
Dalam sebuah jaringan, dimana satu komputer terhubung dengan komputer lain tentunya memiliki perangkat-perangkat pendukung untuk menghubungkan semua komputer sehingga dapat berkomunikasi.
1. Perangkat Lunak
a. Sistem Operasi
Hampir semua sistem operasi yang sekarang ini sudah mampu untuk membangun jaringan komputer. Sistem operasi yang umum digunakan antara lain:
• Windows dari Microsoft
• Linux.
• Novell
b. Driver
Driver ini adalah sebuah program komputer kecil yang biasanya menjadi satu paket dengan perangkat yang akan dipasang pada komputer.
Misalnya, pada saat kita akan memasang perangkat tambahan NIC (Network Interface Card), jika komputer kita tidak mengenal NIC yang akan dipasang maka driver tambahan diperlukan untuk menginstalasinya.
2. Perangkat Keras
a. Server
Komputer server biasanya mempunyai sistem operasi, aplikasi dan database yang menyediakan layanan kepada komputer-komputer lain (client) dalam jaringan.
Jika sebuah jaringan komputer tersebut terkoneksi dengan internet, maka komputer server ini juga berfungsi sebagai gateway atau client.
b. Client
Komputer client adalah komputer yang digunakan untuk mengolah data yang diambil dari server, dengan kata lain komputer yang menerima pelayanan dari komputer server.
c. NIC (Network Interface Card) atau Kartu Jaringan
o Adalah sebuah perangkat keras komputer yang dirancang agar memungkinkan komputer melakukan komunikasi dalam jaringan.
o Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan.
o Mengontrol arus data antara komputer dan sistem kabel
o Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menterjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh komputer
Ada beberapa jenis BUS yang digunakan NIC, diantaranya:
• ISA (Industry Standard Architecture)
o PCI (Peripheral Component Interface)
d. Hub (Konsentrator)
Adalah perangkat keras jaringan berfungsi untuk membagi dan menguatkan sinyal data kartu jaringan. Dengan Hub ini, sebuah kabel dari komputer server dibagi menjadi beberapa komputer client.
Hub mempunyai beberapa port sebagai konektor kabel dari komputer, atau perangkat lain yang terhubung dalam jaringan. Jumlah port pada Hub bervariasi diantarnya 6, 8, dan 24.
e. Kabel dan Konektor
Dalam sebuah jaringan kabel berfungsi sebagai penghubung. Ada beberapa jenis kabel yang digunakan dalam sebuah jaringan komputer.
• BNC Connector
o Berbentuk silinder, dengan 2 prongs untuk menghubungkan (konektor)
o Terbuat dari tembaga
o Menggunakan T-connector jika dihubungkan dengan network adaptor
o Twisted Pair Ethernet
Kabel ini ada dua macam:
- UTP (Unshielded Twisted Pair), tanpa selubung pembungkus
- STP (Shielded Twisted Pair), dengan selubung pembungkus
o Konetor RJ-11 atau RJ-45.
Twisted atau terpelintir dimaksudkan untuk mengurangi interferensi listrik.
Dapat melewatkan sinyal sampai 10 Mbps.
STP tahan gangguan daripada UTP sehingga kecepatannya sampai 100 Mbps.
Dibutuhkan hub untuk membangun sebuah LAN.
o Fiber Optic (FO)
Kecepatan pengiriman data dengan media FO lebih dari 100 Mbps dan bebas pengaruh lingkungan. Harga relatif mahal dan pemasangan atau instalasi lebih sulit
o Router
Perangkat dalam jaringan yang mengatur aliran data dari suatu jaringan (LAN) ke jaringan lain sehingga arus data dari satu jaringan tidak bercampur dengan arus data dari jaringan lain.
Tipe Jaringan
Tipe jaringan dapat diklasifikasikan berdasarkan jarak atau ruang lingkup geografisnya. Karena perbedaan jarak dan ruang lingkup geografis setiap tipe jaringan, maka kecepatan transmisi data dan kompleksitas jaringan juga berbeda. Ada 3 tipe jaringan yang umum digunakan yaitu:
1. Workgroup
2. LAN
3. WAN
Workgroup
Jaringan workgroup merupakan jaringan yang menghubungkan beberapa unit komputer. Jaringan ini menggunakan Network Interface Card atau biasa disebut Local Area Network Card untuk menghubungkan komputer-komputer, dengan penghubung UTP. Semua unit komputer yang terhubung dapat mengakses data dari unit komputer lainnya dan juga dapat melakukan print document pada printer yang terhubung dengan unit komputer lainnya.
LAN (Local Area Network)
Adalah kumpulan komputer, dimana terdapat beberapa unit komputer (client) dan 1 unit server. LAN mempunyai ukuran jangkauan yang terbatas misalnya jaringan dalam satu gedung.
WAN (Wide Area Network)
Adalah kumpulan dari LAN dan/atau workgroup yang jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua.
Sabtu, 03 April 2010
jaringan komputer
BAB I
JENIS-JENIS KABEL DALAM LAN
*Kabel LAN
Kabel Lan merupakan media transmisi Ethernet yang menghubungkan piranti-2 jaringan dalam jaringan komputer anda. Adalah sangat bermanfaat jika anda mengenal lebih baik mengenai kabel LANsebelum anda membuat design jaringan. Design kabel jaringan yang bagus, merupakan unsur pendukung yang membuat jaringan komputer Lan anda nantinya mudah dipelihara dan bisa diandalkan. Jadi kabel Lan sangat bermanfaat sekali dalam realitas jaringan. Yang berikut adalah jenis-2 kabel Lan yang umum dipakai dalam jaringan Lan.
- Memilih Kabel
Empat jenis kabel jaringan yang umum digunakan saat ini yaitu :
1. Kabel Coaxial
Terdiri atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang selanjutnya ditutup atau dilindungi dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.
Beberapa jenis kabel Coaxial lebih besar dari pada yang lain. Makin besar kabel, makin besar kapasitas datanya, lebih jauh jarak jangkauannya dan tidak begitu sensitif terhadap interferensi listrik.
Kabel Lan coaxial digunakan pada Ethernet 10Base2 dan 10Base5 beberapa tahun yang lalu. 10Base5 mengacu pada thicknet sementara 10Base2 mengacu pada thinnet sebab 10Base5 dulu menggunakan kabel Lan coaxial yang lebih tebal.

Awalnya Ethernet mendasakan jaringannya pada Kabel Lan coaxial yang mana bisa membentang sampai 500 meter dalam satu segmen. Kabel Lan coaxial ini mahal, dan maksimum hanya sampai kecepatan 10Mbps saja. Kabel Lan coaxial ini sekarang sudah tidak popular.

2. Kabel Unshielded Twisted Pair (UTP)
Kabel twisted pair terjadi dari dua kabel yang diputar enam kali per-inchi untuk memberikan perlindungan terhadap interferensi listrik ditambah dengan impedensi, atau tahanan listrik yang konsisten. Nama yang umum digunakan untuk kawat ini adalah IBM jenis/kategori 3. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.
3. Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori
4. Kabel Serat Optik (Fiber Optik)
Kabel serat optik mengirim data sebagai pulsa cahaya melalui kabel serat optik. Kabel serat optik mempunyai keuntungan yang menonjol dibandingkan dengan semua pilihan kabel tembaga. Kabel serat optik memberikan kecepatan transmisi data tercepat dan lebih reliable, karena jarang terjadi kehilangan data yang disebabkan oleh interferensi listrik. Kabel serat optik juga sangat tipis dan fleksibel sehingga lebih mudah dipindahkan dari pada kabel tembaga yang berat.
BAB II
Hardware Untuk Memperluas LAN
1.Network Interface Card (NIC)Network interface card disebut juga sebagai Network

Adapter,digunakan untuk menghubungkan computer ke kabel yang digunakan pada local area network (LAN). Umumnya, NIC ditempatkan pada komputerexpansion bus melalui slot ISA (8 bit atau 16 bit) atau PCI (32 bitatau 64 bit). NIC mempunyai satu atau lebih port eksternal yang digunakan untuk menempatkan kabel networknya.Fungsi utama dari NIC adalah mengijinkan komputer untuk berkomunikasidalam network. Ia melakukan hal ini dengan mengirim/menerima danmengontrol traffic dengan komputer atau peralatan lain yang ada pada network. Saat mengirim, NIC mengkonvert data dari pararel ke serial,mengencode dan mengompresinya, dan kemudian menempatkannya pada kawatdalam bentuk sinyal listrik atau optik. Proses ini terjadi sebaliknyapada saat menerima. NIC mentranslate sinyal listrik yang diterimanyamenjadi bit-bit yang bisa dibaca oleh komputer.Setiap NIC mempunyai identifikasi unik yang disebut MAC Address yangtelah dihard-coded pada cardnya. Sebagai tambahan, setiap NIC harusmempunyai network adapter driver yang mengijinkan ia untukberkomunikasi dengan network protokolnya. Sebuah NIC spesifik untukarsitektur LAN tertentu (misalnya, Ethernet, Token Ring, atauFiber-Optic).
Macam - macam NIC sebagai berikut:

Ethernet Card biasanya telah menyediakan port koneksi untuk kabel koaksial ataupun kabel twisted pair. Ethernet Card untuk kabel koaksial menggunakan konektor BNC dan untuk kabel twisted pair menggunakan konektor RJ-45.Alat ini dilengkapi dengan tiga macam fungsi:
1.Sebagai interface, ia menggunakan konektor RJ-45. Jadi, Anda tetap membutuhkan Ethernet card biasa yang dihubungkan ke alat ini. Proses instlasinya cukup mudah yaitu dengan menghubungkan keluaran dari Ethernet card di PC/Notebook ke konektor RJ-45 di alat ini. Dengan beberapa konfigurasi, ia akan “menyulap” Ethernet card biasa Anda menjadi client wireless.
2. Sebagai Access Point. Pada mode ini, proses instalasi relatif lebih mudah karena Anda hanya perlu menghubungkan alat ini ke switch atau router dan melakukan konfigurasi.
3. Sebagai repeater yang kompatibel dengan WDS. Ia akan bekerja untuk “melebarkan” jangkauan jaringan wireless Anda. Pada mode ini, ia bisa diletakkan pada titik di mana sinyal wireless Anda sudah mulai melemah. Sebagai repeater, ia akan memperkuat sinyal yang lemah tersebut.Ethernet merupakan jenis kartu skenario perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer.

LocalTalk adalah kartu jaringan buat komputer macintosh, ini menggunakan sebuah kotak adapter khusus dan kabel yang terpasang ke Port untuk printer.Kekurangan dari LocalTalk dibandingkan Ethernet adalah kecepatan laju transfer datanya, Ethernet Jaringan komputer bukanlah sesuatu yang baru saat ini. Hampir di setiap perusahaan terdapat jaringan komputer untuk memperlancar arus informasi di dalam perudahaan tersebut. Internet yang mulai populer saat ini adalah suatu jaringan komputer raksasa yang merupakan jaringan jaringan komputer yang terhubungan dan dapat saling berinteraksi. Hal ini dapat terjadi karena adanya perkembangan teknologi jaringan yang sangat pesat, sehingga dalam beberapa tahun saja jumlah pengguna jaringan komputer yangtergabung dalam Internet berlipat ganda.asanya dapat sampai 10 Mbps, sedangkan LocalTalk hanya dapat beroperasi pada kecepatan 230 Kbps atau setara dengan 0.23 Mps.
c. Token Ring Card adalah Kartu jaringan Token Ring terlihat hampir sama dengan Kartu jaringan Ethernet. Satu perbedaannya adalah tipe konektor di belakang KArtu jaringannya, Token Ring umumnya mempunyai tipe konektor 9 Pin DIN yang menyambung Kartu jaringan ke Kabel Network.
HUB ( konsentrator ) adalah perangkat yang menyatukan kabel-kabel jaringan dari tiap workstation, server, atau perangkat lainnya. Hub berfungsi mengirimkan data ke semua host tanpa kecuali.
UTP merupakan singkatan Unshielded Twisted Pair, yaiu kabel yang terdiri dari 4 pasang (biru, oranye, hijau, dan coklat) kabel yang dipilin menurut aturan tertentu dan digunakan untuk mentransfer/menerima data.Type / Tipe kategori Kabel UTP / Unshielded Twisted Pair :
Kategori 1 : Untuk koneksi suara / sambungan telepon/telpon
Kategori 2 : Untuk protocol localtalk (Apple) dengan kecepatan data hingga 4 Mbps
Kategori 3 : Untuk protocol ethernet dengan kecepatan data hingga 10 Mbps
Kategori 4 : Untuk protocol 16 Mbps token ring (IBM) dengan kecepatan data hingga 20 Mbps- Kategori 5 : Untuk protocol fast ethernet dengan kecepatan data hingga 100 MbpS Kabel UTP sebetulnya ada beberapa kategori yaitu dari kategori 1 - 7 yang sering digunakan untuk LAN biasanya kategori 5 atau sering disebut cat-5.Berikut ini kegunaan dari kabel kategori 1 - 7 diambil dari wikipedia.
cat 1: sebelumnya dipakai untuk POST (Plain Old Telephone Service) telephone dan ISDN.
cat 2: dipakai untuk token ring network dengan bw 4mbps
cat 3: dipakai untuk data network dengan frequensi up to 16Mhz dan lebih populer untuk pemakaian 10mbps
cat 4: Frequensi up to 20Mhz dan sering dipakai untuk 16mbps token ring network.
cat 5: Frequensi up to 100Mhz dan biasa dipakai untuk network dengan kecepatan 100Mbps tetap kemungkinan tidak cocok untuk gigabyte ethernet network.cat 5e: cat 6: Memiliki kecepatan up to 250Mbps atau lebih dari dua kali cat-5 dan cat-5ecat 6a: Kabel masa depan untuk kecepatan up to 10Gbps
cat 7: di design untuk bekerja pada frequensi up to 600Mhz. Berikut ini contoh gambar kabel UTP yang sudah dipasang konektor, kabel cat-5e dalam keadaan terkupas dan kabel cat-6.

4. Konektor
Konektor adalah kotak info untuk segala jenis konektor listrik dan sinyal (audio/video).
a. Konektor BNC
Sebuah penghubung kabel koaksial pada jaringan LAN (Local Area Network) yang memiliki sebuah male BNC dan dua female BNC. Bentuk alat ini mirip dengan huruf {T}
b. Konektor RJ-45
Konektor standar untuk kabel Ethernet Cat 5.

alat yang digunakan untuk menerima sinyal dari satu segmen kabel LAN dan memancarkannya kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen (satu atau lebih) kabel LAN yang lain. Dengan adanya repeater ini jarak antarjaringan komputer dapat dibuat lebih jauh.

6. Bridge
sebuah komponen jaringan yang digunakan untuk memperluas jaringan atau membuat sebuah segmen jaringan. Perangkat yang dipergunakan untuk menghubungkan beberapa buah segmen jaringan komputer (LAN) yang sama ataupun berbeda, misalnya jaringan ETHERNET dengan TOKEN RING, lebih cepat daripada ROUTER dan lebih handal, karena paket yang didapat akan langsung dikirimkan ke alamat yg dituju tanpa ada proses penganalisaan/pengecekan dan tanpa ada routing kembali.
sebuah alat jaringan komputer yang mengirimkan paket data melalui sebuah jaringan atau Internet menuju tujuannya, melalui sebuah proses yang dikenal sebagai routing.Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya.
BAB III
TEKHNIK TRANSMISI PADA JARINGAN

Media transmisi Secara garis besar ada dua kategori media transmisi, yakni :
a. Guided media (media terpandu)
b. Unguided media(media tidak terpandu).
Media transmisi yang terpandu maksudnya adalah media yang mampu mentransmisikan besaran-besaran fisik lewat materialnya. Contoh: kabel twisted-pair, kabel coaxial dan serat optik.
1. Twisted Pair
Kabel twisted-pair terdiri atas dua jenis yaitu shielded twisted pair biasa disebut STP dan unshielded twisted pair (tidak memiliki selimut) biasa disebut UTP.
Kabel twisted-pair terdiri atas dua pasang kawat yang terpilin. Twisted-pair lebih tipis, lebih mudah putus, dan mengalami gangguan lain sewaktu kabel terpuntir atau kusut. Keunggulan dari kabel twisted-pair adalah dampaknya terhadap jaringan secara keseluruhan: apabila sebagian kabel twisted-pair rusak, tidak seluruh jaringan terhenti, sebagaimana yang mungkin terjadi pada coaxial. Kabel twisted-pair terbagi atas dua yaitu:
- Shielded Twisted-Pair (STP)
- Unshielded Twisted-Pair (UTP)

GAMBAR: Shielded Twisted Pair (STP)
a. Shielded Twisted -Pair (STP)
Kabel STP mengkombinasikan teknik-teknik perlindungan dan antisipasi tekukan kabel. STP yang peruntukan bagi instalasi jaringan ethernet, memiliki resistansi atas interferensi elektromagnetik dan frekuensi radio tanpa perlu meningkatkan ukuran fisik kabel. Kabel Shielded Twister-Pair nyaris memiliki kelebihan dan kekurangan yang sama dengan kabel UTP. Satu hal keunggulan STP adalah jaminan proteksi jaringan dari interferensi-interferensi eksternal, sayangnya STP sedikit lebih mahal dibandingkan UTP.
Tidak seperti kabel coaxial, lapisan pelindung kabel STP bukan bagian dari sirkuit data, karena itu perlu diground pada setiap ujungnya. Pada prakteknya, melakukan ground STP memerlukan kejelian. Jika terjadi ketidaktepatan, dapat menjadi sumber masalah karena bisa menyebabkan pelindung bekerja sebagai layaknya sebuah antenna; menghisap sinyal-sinyal elektrik dari kawat-kawat dan sumber-sumber elektris lain disekitarnya. Kabel STP tidak dapat dipakai dengan jarak lebih jauh sebagaimana media-media lain (seperti kabel coaxial) tanpa bantuan device penguat (repeater).
- Kecepatan dan keluaran: 10-100 Mbps
- Biaya rata-rata per node: sedikit mahal dibadingkan UTP dan coaxial
- Media dan ukuran konektor: medium
- Panjang kabel maksimum yang diizinkan : 100m (pendek).
b. Unshielded Twisted-Pair
Untuk UTP terdapat pula pembagian jenis yakni:
- Category 1 : sifatnya mampu mentransmisikan data kecepatan rendah. Contoh: kabel telepon.
- Category 2 : sifatnya mampu mentransmisikan data lebih cepat dibanding category 1. Dapat digunakan untuk transmisi digital dengan bandwidth hingga 4 MHz.
- Category 3 : mampu mentransmisikan data hingga 16 MHz.
- Category 4 : mamu mentransmisikan data hingga 20 MHz.
- Category 5 : digunakan untuk transmisi data yang memerlukan bandwidth hingga 100 MHz.

GAMBAR: Unshielded Twisted Pair (UTP)
Secara fisik, kabel Unshielded Twisted-Pair terdiri atas empat pasang kawat medium. Setiap pasang dipisahkan oleh lapisan pelindung. Tipe kabel ini semata-mata mengandalkan efek konselasi yang diproduksi oleh pasangan-pasangan kawat, untuk membatasi degradasi sinyal. Seperti halnya STP, kabel UTP juga harus mengikuti rule yang benar terhadap beberapa banyak tekukan yang diizinkan perkaki kabel. UTP digunakan sebagai media networking dengan impedansi 100 Ohm. Hal ini berbeda dengan tipe pengkabelan twister-pair lainnya seperti pengkabelan untuk telepon. Karena UTP memiliki diameter eksternal 0,43 cm, ini menjadikannya mudah saat instalasi. UTP juga mensuport arsitektur-arsitektur jaringan pada umumnya sehingga menjadi sangat popular.
- Kecepatan dan keluaran: 10 – 100 Mbps
- Biaya rata-rata per node: murah
- Media dan ukuran: kecil
- Panjang kabel maksimum yang diizinkan : 100m (pendek).
Kabel UTP memiliki banyak keunggulan. Selain mudah dipasang, ukurannya kecil, juga harganya lebih murah dibanding media lain. Kekurangan kabel UTP adalah rentang terhadap efek interferensi elektris yang berasal dari media atau perangkat-perangkat di sekelilingnya. Meski begitu, pada prakteknya para administrator jaringan banyak menggunakan kabel ini sebagai media yang efektif dan cukup diandalkan.

GAMBAR: Kabel Coaxial
2. Kabel Coaxial
Kabel coaxial atau popular disebut “coax” terdiri atas konduktor silindris melingkar, yang menggelilingi sebuah kabel tembaga inti yang konduktif. Untuk LAN, kabel coaxial menawarkan beberapa keunggulan. Diantaranya dapat dijalankan dengan tanpa banyak membutuhkan bantuan repeater sebagai penguat untuk komunikasi jarak jauh diantara node network, dibandingkan kabel STP atau UTP. Repeater juga dapat diikutsertakan untuk meregenerasi sinyal-sinyal dalam jaringan coaxial sehingga dalam instalasi network cukup jauh dapat semakin optimal. Kabel coaxial juga jauh lebih murah dibanding Fiber Optic, coaxial merupakan teknologi yang sudah lama dikenal. Digunakan dalam berbagai tipe komuniksai data sejak bertahun-tahun, baik di jaringan rumah, kampus, maupun perusahaan.
- Kecepatan dan keluaran: 10 -100 Mbps
- Biaya rata-rata per node: murah
- Media dan ukuran konektor: medium
- Panjang kabel maksimum: 200m (disarankan 180m) untuk thin-coaxial dan 500m untuk thick-coaxial
Saat bekerja dengan kabel, penting bagi kita untuk mempertimbangkan ukurannya; seperti ketebalan, diameter, pertambahan kabel sehingga akan menjadi pertimbangan atas kesulitan saat instalasi dilapangan. Kita juga harus ingat bahwa kabel akan mengalami tarikan-tarikan dan tekukan di dalam pipa. Kabel coaxial datang dalam beragam ukuran. Diameter terbesar diperuntukkan sebagai backbone Ethernet karena secara historis memiliki ketahanan transmisi dan daya tolak interferensi yang lebih besar. Tipe kabel coaxial ini sering disebut dengan thicknet, namun dewasa ini sudah banyak ditinggalkan. Kabel coaxial lebih mahal saat diinstal dibandingkan kabel twisted-pair.

GAMBAR: Kabel Fiber Optic
3. Fiber Optic
Kabel fiber optic merupakan media networking yang mampu digunanakan untuk transmisi-transmisi modulasi. Jika dibandingkan media-media lain, fiber optic memiliki harga lebih mahal, tetapi cukup tahan terhadap interferensi elektromagnetis dan mampu beroperasi dengan kecepatan dan kapasitas data yang tinggi. Kabel fiber optic dapat mentransmisikan puluhan juta bit digital perdetik pada link kabel optic yang beroperasi dalam sebuah jaingan komersial. Ini sudah cukup utnuk mengantarkan ribuan panggilan telepon.
Beberapa keuntungan kabel fiber optic:
- Kecepatan: jaringan-jaringan fiber optic beroperasi pada kecepatan tinggi, mencapai gigabits per second
- Bandwidth: fiber optic mampu membawa paket-paket dengan kapasitas besar.
- Distance: sinyal-sinyal dapat ditransmisikan lebih jauh tanpa memerlukan perlakuan “refresh” atau “diperkuat”.
- Resistance: daya tahan kuat terhadap imbas elektromagnetik yang dihasilkan perangkat-perangkat elektronik seperti radio, motor, atau bahkan kabel-kabel transmisi lain di sekelilingnya.
Maintenance: kabel-kabel fiber optic memakan biaya perawatan relative murah.
Tipe-tipe kabel fiber optic:
- Kabel single mode merupakan sebuah serat tunggal dari fiber glass yang memiliki diameter 8.3 hingga 10 micron. (satu micron besarnya sekitar 1/250 tebal rambut manusia)
- Kabel multimode adalah kabel yang terdiri atas multi serat fiber glass, dengan kombinasi (range) diameter 50 hingga 100 micron. Setiap fiber dalam kabel multimode mampu membawa sinyal independen yang berbeda dari fiber-fiber lain dalam bundel kabel.
- Plastic Optical Fiber merupakan kabel berbasis plastic terbaru yang memiliki performa familiar dengan kabel single mode, tetapi harganya sedikit murah.
Kontruksi kabel fiber optic
- Core: bagian ini merupakan medium fisik utama yang mengangkut sinyal-sinyal data optical dari sumber ke device penerima. Core berupa helai tunggal dari glass atau plastik yang kontinyu (dalam micron). Semakin beasr ukuran core, semakin banyak data yang dapat diantarkan. Semua kabel fiber optic diukur mengacu pada diameter core-nya.
- Cladding: merupakan lapisan tipis yang menyelimuti fiber core.
- Coating: adalah lapisan plastik yang menyelimuti core dan cladding. Penyangga coating ini diukur dalam micron dan memilki range 250 sampai 900 micron.
- Strengthening fibers: terdiri atas beberapa komponen yang dapat menolong fiber dari benturan kasar dan daya tekan tak terduga selama instalasi
- Cable jacket: merupakan lapisan terluar dari keseluruhan badan kabel.
TABEL: Karakteristik titik-ke-titik media terpandu
| | Rentang frekuensi | Atenuasi khusus | Delay khusus | Jarak repeater |
| Twisted pair (dengan loading) | 0 – 3,5 kHz | 0,2 dB/km @ 1kHz | 50 µs/Km | 2 km |
| Twisted pair (kabel multipair) | 0 – 1 MHz | 3 dB/km @ 1kHz | 5 µs/Km | 2 km |
| Coaxial | 0 – 500 MHz | 7 dB/km @ 10kHz | 4 µs/Km | 1 – 9 km |
| Fiber Optic | 180 – 370 THz | 0,2 – 0,5 dB/km | 5 µs/Km | 40 km |
TABEL: Perbandingan jenis kabel
| Karakteristik | Thinnet | Thicknet | Twisted Pair | Fiber Optic |
| Biaya/harga | Lebih mahal dari twisted | Lebih mahal dari thinnet | Paling murah | Paling mahal |
| Jangkauan | 185 meter | 500 meter | 100 meter | 2000 meter |
| Transmisi | 10 Mbps | 10 Mbps | 1 Gbps | > 1 Gbps |
| Fleksibilitas | Cukup fleksibel | Kurang fleksibel | Paling fleksibel | Tidak fleksibel |
| Kemudahan instalasi | Mudah | Mudah | Sangat mudah | Sulit |
| Resistensi terhadap inferensi | Baik | Baik | Rentan | Tidak terpengaruh |
.jpg)